

Gandeng 4 Lembaga, BMT Fastabiq Gelar Khitan Massal Gratis di Desa Payang
Khitan massal yang diikuti oleh lima anak dari Desa Payang berlangsung lancar pada Senin, 01 Juli 2024. Acara ini merupakan kolaborasi antara BMT Fastabiq, Pemerintah Desa (Pemdes) Payang, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Masjid Baiturrohim, dan Klinik Fastabiq Sehat Tlogowungu. Dengan semangat kebersamaan, acara khitan massal gratis ini diselenggarakan di Masjid Baiturrohim Desa Payang, Kecamatan Pati, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kegiatan ini merupakan sinergi antara berbagai lembaga untuk membantu masyarakat. BMT Fastabiq, sebuah lembaga keuangan mikro berbasis syariah, berperan penting dalam memberikan dukungan untuk kelancaran acara. Sementara itu, Pemdes Payang dengan Kepala Desa dr. Erna menjadi tuan rumah dan fasilitator, memastikan kegiatan berjalan dengan tertib dan sesuai protokol kesehatan.
Baznas dan UPZ Masjid Baiturrohim juga turut andil dalam menyediakan dukungan sarpras dan logistik, serta memobilisasi relawan dari masyarakat setempat. Klinik Fastabiq Sehat Tlogowungu menurunkan tim medisnya untuk melakukan proses khitan, menjamin prosedur dilakukan dengan standar medis yang aman dan nyaman bagi anak-anak peserta.
Kepala Desa Payang, dr. Erna, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dan kerjasama yang telah terjalin. “Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi keluarga yang mungkin kesulitan secara ekonomi. Saya berharap acara ini dapat menjadi agenda rutin tahunan di Desa Payang,” ujar dr. Erna dalam sambutannya.
Beliau juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk memastikan keberlanjutan acara-acara sosial seperti ini. “Kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga keuangan, lembaga zakat, dan institusi kesehatan adalah kunci keberhasilan acara ini. Semoga ke depannya kita bisa terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Acara khitan massal ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Para peserta, yang terdiri dari anak-anak berusia 6 hingga 12 tahun, tampak bersemangat meski awalnya sedikit gugup. Orang tua mereka pun merasa lega dan bersyukur atas adanya kegiatan ini.
Khitan massal gratis di Desa Payang tidak hanya membawa manfaat kesehatan bagi anak-anak yang menjadi peserta, tetapi juga memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong di masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak, tantangan dalam masyarakat dapat diatasi dengan lebih mudah.
Kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa, sehingga semakin banyak anak yang terbantu dan kesejahteraan masyarakat meningkat secara keseluruhan.