

Program Juragan Mulyo Mandiri Pangan, Panen Padi ke-4 di Desa Karangwage
Pati, Kamis 13 November 2025 — Program Juragan Mulyo Mandiri Pangan kembali mencatatkan capaian penting dengan terselenggaranya panen padi ke-4 di Desa Karangwage, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Panen ini menjadi bukti keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian yang dijalankan LAZ MKU Unit BMT Fastabiq untuk meningkatkan kemandirian pangan dan kesejahteraan petani lokal. Kegiatan panen dilaksanakan bersama para petani binaan, relawan, serta perwakilan lembaga.
Meningkatkan Kemandirian Pangan Petani
Program Juragan Mulyo Mandiri Pangan dirancang sebagai solusi atas berbagai persoalan klasik yang dihadapi petani, seperti keterbatasan modal, akses pupuk, dan harga jual gabah yang tidak stabil. Melalui program ini, para petani mendapatkan dukungan berupa:
Dengan skema tersebut, petani penggarap tidak lagi menanggung risiko sendirian dan dapat menjalankan pertanian secara lebih terencana dan produktif.
Capaian Panen Ke-4
Keberhasilan panen padi ke-4 ini menandai konsistensi peningkatan produktivitas lahan dan mutu hasil panen. Program Juragan Mulyo telah terbukti mampu membawa dampak langsung bagi ekonomi keluarga petani yang terlibat, sekaligus mendorong kemandirian pangan di tingkat lokal.
Melalui keberhasilan panen kali ini, diharapkan semakin banyak donatur, mitra, dan masyarakat luas yang tergerak untuk mengambil bagian dalam program ini. Dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar semakin banyak lahan dapat digarap dan lebih banyak petani bisa diberdayakan.
Tentang Program Juragan Mulyo
Program Juragan Mulyo merupakan program pemberdayaan ekonomi LAZ MKU Unit BMT Fastabiq, yang meliputi tiga klaster: UMKM, pertanian, dan tambak. Khusus untuk Mandiri Pangan, program ini fokus membangun ketahanan ekonomi keluarga melalui pertanian produktif dan berkelanjutan.